5 Cara Menghilangkan Ngantuk saat Nyetir yang Bisa Ditiru

5 Cara Menghilangkan Ngantuk saat Nyetir yang Bisa Ditiru

Kecelakaan di jalanan bisa dipicu berbagai faktor. Salah satu yang cukup sering ialah pengemudi mengantuk atau mengalami microsleep. Akibat dari kecelakaan ini tidak hanya pada kerusakan mobil, tapi pada beberapa kasus juga menyebabkan cedera fatal hingga kematian pengemudi dan penumpang.

Sebuah penelitian dari AAA Foundation menyebutkan bahwa sepanjang Oktober 2010 sampai Desember 2013, ada sekitar 700 lebih kecelakaan akibat pengemudi mengantuk. Jumlah tersebut setara dengan 9,5 persen dari 3.500 pengemudi yang mengalami kecelakaan.

Sementara itu, data dari National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) tahun 2017 menyebutkan ada sekitar 91 ribu kasus kecelakaan karena pengemudi mengantuk. Lalu, bagaimana cara menghilangkan ngantuk saat nyetir? Simak ulasannya berikut ini!


1. Cukupi kebutuhan istirahat

Cara menghilangkan ngantuk saat nyetir bisa dimulai dengan pola istirahat yang cukup. Apalagi jika Anda akan melakukan perjalanan jauh ke luar kota, misalnya, ada baiknya untuk memastikan jam tidur sesuai. Dalam artian, tidak kurang dari pola tidur normal agar badan terasa segar saat mengemudi.

Tubuh yang kurang tidur disebut-sebut bisa menimbulkan gangguan mental. Bahkan, gangguan ini hampir mirip dengan orang mabuk. Risiko lainnya ketika kurang tidur dalam waktu 24 jam dinilai sama dengan memiliki kadar alkohol dalam darah 0,1 persen. Karenanya, usahakan untuk mencukupi kebutuhan istirahat sehari-hari, terutama sebelum berkendara.


2. Ajak bicara penumpang lain

Mengemudi sendirian bagi sebagian orang mungkin menjadi hal yang biasa. Namun, ada juga orang-orang yang belum terbiasa, terutama jika dalam perjalanan jauh dan kondisi kelelahan berat. Untuk mengatasinya, Anda dapat mengajak teman maupun keluarga saat melakukan perjalanan.

Tentu ada banyak keuntungan dengan mengajak orang lain saat mengemudi. Salah satunya adalah Anda dapat berganti posisi saat merasa lelah. Selain itu, Anda juga bisa mengajak bicara penumpang lain. Hal ini secara tak langsung akan mengalihkan rasa kantuk dan tetap terjaga. Mengajak penumpang lain pun akan sangat membantu mengawasi perjalanan saat Anda mulai kehilangan kewaspadaan.


3. Menepi dan lakukan power nap

Cara menghilangkan ngantuk saat nyetir yang paling baik ialah dengan menepi sejenak. Idealnya, untuk perjalanan jauh, pengemudi bisa beristirahat setiap dua jam sekali. Saat menepi ini, Anda dapat melakukan power nap atau tidur sejenak selama kurang lebih sekitar 15-20 menit. Geserlah kursi dengan posisi yang pas agar Anda bisa tidur dengan nyenyak walaupun hanya sebentar.

Kemudian, saat terbangun, lakukanlah peregangan secara ringan. Setidaknya ini bisa membuat tubuh rileks kembali dan melemaskan sejenak otot-otot yang tegang selama mengemudi. Namun, perlu diperhatikan ketika berhenti, carilah tempat yang cukup ramai seperti pom bensin atau rest area. Lalu, pastikan kendaraan dalam kondisi aman saat ditinggal tidur sejenak. Ini penting untuk menghindari hal-hal yang merugikan seperti aksi pencurian, terlebih jika Anda membawa barang berharga.


4. Hindari minum obat sebelum berkendara

Apakah Anda pernah minum obat seperti obat masuk angin dan obat anti-mabuk di perjalanan? Jika iya, sebaiknya hal tersebut jangan dilakukan. Sebab, konsumsi obat-obatan dapat berpengaruh terhadap tingkat konsentrasi dan kewaspadaan selama berkendara.

Memang, efeknya tidak bekerja secara langsung, namun perlahan-lahan membuat seseorang menjadi ngantuk dan itu cukup berbahaya di perjalanan. Jika Anda diharuskan untuk minum obat tertentu, jangan paksakan diri untuk menyetir mobil. Bila perlu, tundalah perjalanan hingga kondisi benar-benar sudah fit dan segar kembali.


5. Konsumsi minuman dengan kafein

Selain istirahat yang cukup dan melakukan peregangan, cara paling mudah lainnya dalam menghilangkan kantuk adalah dengan mengonsumsi minuman dengan tingkat kafein tinggi. Kafein selama ini dipercaya bisa membantu menjaga dan meningkatkan kesadaran pengendara ketika mengemudi.

Sumber kafein untuk dikonsumsi bisa berasal dari kopi maupun minuman berenergi lainnya. Manfaat kafein terkadang tidak dirasakan secara langsung. Setidaknya, Anda memerlukan waktu sekitar 30 menit setelah meminumnya. Di sisi lain, perlu diingat untuk mengonsumsi tidak lebih dari empat cangkir kafein sehari demi menjaga kesehatan lambung, apalagi jika Anda memiliki masalah seperti asam lambung.


Bagaimana, cukup mudah, bukan, cara menghilangkan ngantuk saat nyetir yang bisa Anda lakukan? Ingat, jangan teruskan perjalanan ketika Anda mulai merasakan berat pada bagian kelopak mata, pikiran mulai melayang, sering menguap, atau hingga kepala terkantuk demi terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan selama perjalanan. Drive safe!